Ojek Online Resmi Diberhentikan SEMENTARA di Kota Serang, Eits.. Tahan Dulu Emosi Anda!

Ojek Online Resmi Diberhentikan SEMENTARA di Kota Serang, Eits.. Tahan Dulu Emosi Anda!

Masalah Ojek Online di Kota Serang yang Ditutup Sementara Oleh Pemerintah

Buka Facebook banyak yang protes gara-gara ojek online diberhentikan SEMENTARA..

Buka WA juga gak jauh beda..

Semuanya mengeluh karena kepututsan pemerintah daerah yang dianggap kurang bijak.

Tapi..

Gak semua orang menolak keputusan pemerintah daerah tersebut, contohnya para tukang ojek pangkalan.

Masihkan Anda peduli dengan mereka?

So, menilai masalah ojek online ini gak bisa hanya dengan baca berita yang bertebaran di media baik ofline maupun online.

Tapi.. kita juga harus tahu akar permasalahannya dimana supaya kita gak cuma sekedar teriak “Gelap!” ketika mati lampu, tapi kita harus menyalakan lilin untuk menyelesaikan masalah kegelapan.

Yuk kita cari akar permasalahan ojek online dari sejarahnya.

Sejarah Ojek Online


Saya tidak akan bahas tahun atau tanggalnya, tapi kira-kira berikut adalah time line kemunculan ojek online di Indonesia.

  1. Masalah fasilitas transportasi umum yang sulit diakses dan kualitas terbatas
  2. Kemajuan teknologi menginspirasi manusia untuk membuat ojek online
  3. Orang beramai-ramai menggunakan jasa ojek online karena lebih murah dan harganya pasti. Tidak seperti ojek pangkalan yang memberikan tarif tak tentu.
  4. Para Ojek pangkalan merasa rejekinya direbut, melakukan demo dan kegiatan anarkis
  5. Pemerintah berusaha menyelesaikan masalah dengan membuat peraturan baru dan menutup sementara ojek online
  6. Masyarakan yang merasa banyak terbantu dan terbiasa menggunakan ojek online melakukan protes
  7. Apa yang akan terjadi selanjutnya?

So, kira-kira udah dapet belum akar masalahnya?

Menurut saya, akar masalahnya ada pada nomor pertama, yaitu fasilitas transportasi umum yang kurang memadai.

Kendaraannya tidak nyaman, mahal, tarif tidak tentu, jalan macet, jalan bolong, jalan bergelombang, dan lain-lain.

Coba kalau transportasi umum di Kota Serang (khususnya) ini nyaman dan murah. Siapa yang mau pake ojek atau taksi online?

Tapi..

Menyelesaikan masalah nomor satu itu tugasnya pemerintah, jadi kalau ingin buat fasilitas transportasi umum yang baik ya kita harus jadi pemerintahnya.

Bisa? Semoga kelak bisa, amin.

Lantas apa yang bisa kita lakukan sekarang?

Nanti dulu..

Mungkin gak ada masalah lain? Sangat mungkin!

Masalah Kedua

Coba jawab pertanyaan ini! “Kenapa ojek online harganya JAUH lebih murah dari ojek pangkalan?”

Karena pelanggannya banyak? Yakin?

Kalau Anda jeli, sering ngobrol dan sering browsing pasti Anda tahu kalau ojek online melakukan SUBSIDI.

Artinya.. tarif ojek yang seharusnya Anda bayar itu lebih besar.

Kok bisa?

Bisa! Karena mereka punya modal besar.

Terus perusahaan ojek online rugi dong?

Hmm.. logikanya gini. Kalau saya investor, punya banyak uang, ngapain saya invest perusahaan yang gak bakal ngsih untung ke saya.

Jadi, entah bagaimana caranya perusahaan ojek online itu PASTI UNTUNG, menurut perthitungan mereka.

Bocoran:
Anda tahu dompet online? Itu loh alat pembayaran ojek online dengan cara top up duluan.

Bagi yang tahu dan paham konsep riba, maka Anda tahu bahwa Go Pay sebenarnya telah menciptakan mata uang baru, meskipun mereka masih menyebutnya dengan kata rupiah.

Bukan hanya itu..

Dengan penerapan strategi SUBSIDI juga berdampak pada tidak sehatnya persaingan, mereka ingin melakukan MONOPOLI dan menghancurkan ekonomi pengojek pangkalan atau memaksa mereka untuk bergabung.

Jadi masalah keduanya adalah ojek online tidak sebaik yang kita kira. Ojek online juga menyelesaikan masalah dengan menimbulkan masalah.

Gak kaya pegadaian ya, hehe..
Terus langkah pemerintah untuk menutup SEMENTARA ojek online udah bener dong?

Hmm.. Bisa jadi bener, tapi bisa juga salah..

Kepentingan Pemerintah

Inget sob bentar lagi pilkada Serang! Hehe..

Dengan berpihak kepada Opang (Ojek Pangkalan) maka akan tercipta citra di masyarakat bahwa pemerintah melindungi rakyat kecil.

Tapi.. mereka juga gak mau kehilangan suara rakyat menengah keatas. Makannya supaya tidak mengundang banyak protes ada kata SEMENTARA dalam penutupan ojek online.

Meskipun kata sementara ini masih belum jelas sampai kapannya.

Tapi, itu hanya sebatas suudzon saya, semoga gak bener hehe..

Selain itu..

Apa untungnya ada ojek online bagi pemerintah? Pajak? Penyerapan tenga kerja? Atau yang lain?

Pemerintah sebagai penguasa daerah tentu berwenang untuk mengatur hal ini. Bisa jadi dengan penutupan SEMENTARA ini pemerintah ingin bilang “Jatah gua mana bro?” ke perusahaan ojek online.

Sekali lagi, itu hanya suudzon saya, semoga aja gak bener.

Kesimpulan

Oke, jadi sebagai masyarakat kota Serang yang baik kita harus bagaimana?

Mendukung pemerintah untuk menghentikan ojek online atau membela para pengojek online agar kita bisa menggunakan mereka?

Menurut saya tidak dua-duanya.

Ingat! Jangan cuma teriak gelap.. Tapi cobalah berusaha untuk menyalakan lilin!

Coba bikin aplikasi sederhana yang bisa digunakan Opang untuk mendapatkan penumpang. Atau..

Bikin aplikasi Ojek Serang yang bisa digunakan oleh pengojek online dan opang tanpa administrasi yang ribet.

Itulah ide saya untuk menyalakan lilin. Punya ide lain? Share di kolom komentar yah..

Terima kasih.
Baca selengkapnya »
Mesin Steam Motor dan Mobil Elektrik di Serang Banten

Mesin Steam Motor dan Mobil Elektrik di Serang Banten

Halo para pembaca sekalian! Saya Tanri Alim, pada posting kali ini saya akan share hasil pencarian mesin steam motor elektrik di Kota Serang Banten. Saya tidak hanya mencari mesin steam di toko-toko, tapi juga di internet. Penasaran dengan hasil pencarian saya? Silahkan simak artikel berikut.

Pencarian mesin steam motor elektrik ini berawal dari perintah bapak saya. Kebetulan sebelunya bapak pernah beli mesin steam motor dari sales yang datang ke rumah, namun sekarang sudah rusak dan ketika mau beli lagi bapak tidak bisa menghubungi sales tersebut dan tidak juga menemukan di toko atau pusat perbelanjaan lainnya.

Akhirnya, bapak yang tinggal di Pandeglang memberikan mandat kepada saya untuk mencari mesin steam motor di Serang, karena saya memang tinggal di serang.

Oya sebelumnya, takutnya ada yang belum tahu apa itu mesin steam motor dan mobil berikut adalah penjelasannya. Mesin stem motor atau mesin steam mobil elektrik adalah mesin steam kecil yang bisa digunakan di rumah. Berbeda dengan mesin steam di tempat steam motor atau mobil yang menggunakan bahan bakar bensin, mesin steam elektrik ini menggunakan sumber energi berupa listrik. Arus listrik yang dibutuhkan juga bermacam-macam, mulai dari 700 watt sampai 1300 watt, tergantung mesinnya.

Lanjut ke pencarian. Awalnya saya mencari online menggunaan mesin pencari Google dan Tokopedia. Saya berhasil mendapatkan mesin steam dengan kisaran harga yang bermacam-macan, mulai dari 700 ribu hingga diatas satu juga. Satu hal yang membuat saya bingung, tidak ada satupun dari mesin tersebut yang memiliki brand ternama. Semuanya asing. Oleh karena itu saya ragu dan memilih untuk mencari mesin steam motor dan mobil di toko-toko.

Setelah bertanya di berbagai grup yang saya ikuti, saya mulai dapat referensi toko. Dua toko tersebut adalah Banten teknik (Sumur Pecung) dan Sukma teknik (Disamping rumah sakit DKT). Setelah saya datangi saya mendapatkan satu jenis mesin di Sukma teknik, brandnya LAKONI dengan harga 1,3 juta. Hanya saja penjaga toko menyampaikan bahwa pembeli sebelumnya tidak bisa menjalankan mesin steam tersebut karena ketika awal dinyalakan membuatuhkan listrik 1300 watt. Sementara di Banten teknik saya mendapatkan mesin steam dengan merek Maxton, awalnya si Engkoh menawarkan 1,1 namun berhasil saya tawar menjadi 950 ribu. Yap, akhirnya saya membeli mesin steam motor maxton.

Mesin Steam Motor dan Mobil Elektrik
Mesin Steam Motor dan Mobil Elektrik Maxton di Banten Teknik
 
Mesin Steam Motor dan Mobil Elektrik
Mesin Steam Motor dan Mobil Elektrik LAKONI di Sukma Teknik

Beberapa hari kemudian saya pergi ke Lotte mart di kepandean. Tak disangka, ternyata disana juga terdapat mesin steam motor, harganya 1,5 juta merknya KARCHER. Memang sih harganya lebih mahal, tapi kalau dilihat dari desain dan brand-nya jauh lebih dapat dipercaya.
Oya hampir lupa. Ada satu lagi, sempat juga kamarin ada sales yang ke rumah. Nama perusahaannya BIO SAFE, kantornya di BAP (maaf saya lupa BAP 1 atau 2). Sayangnya harga yang ditawarkan jauh lebih mahal, yaitu 2,8 juta. Memang sih mereka memberikan garansi selama 1 tahun, tapi tetap saja harga tersebut kurang masuk akal menurut saya.
Jadi kira-kira kamu mau pilih yang mana? Tulis di kolom komentar yah hehe.

Mesin Steam Motor dan Mobil Elektrik
Mesin Steam Motor dan Mobil Elektrik di Lotte Mart
Sekian, semoga pengalaman saya mencari mesin steam motor atau mobil di Serang Banten ini bisa bermanfaat buat anda yang mau beli. See you.
Baca selengkapnya »
Catatan Trip Baduy (Maret 2016)

Catatan Trip Baduy (Maret 2016)

Spanduk Baduy
Pada hari rabu dan kamis minggu kemarin, tepatnya tanggal 23-24 Maret 2016, saya bersama rekan guru dan para murid pergi ke baduy luar. Nama tripnya “Ekspedisi Baduy”, pesertanya adalah seluruh anggota kelas 7 SMP Peradaban dan panitianya guru-guru yang mengajar di kelas tersebut. Selain menjadi guru biologi, saya juga sebagai wali kelas maka saya menjadi ketua rombongan atau ketua panitia. Banyak hal yang dapat saya pelajari dari trip baduy kemarin, mulai dari keunikan suku baduy, perbedaan suku baduy dalam dan suku baduy luar, biaya untuk transportasi ke baduy, biaya guide, biaya penginapan dan lain-lain.

rumah baduy
Rumah Baduy

Suku Baduy

Seperti yang anda ketahui bahwa suku baduy terbagi menjadi dua, ada suku baduy dalam yang masih memegang erat hukum adat leluhurnya dan ada baduy luar yang sudah banyak meninggalkan hukum adat leluhurnya. Sebenarnya trip baduy kemarin hanya sampai baduy luar karena kondisi fisik anak-anak kelas 7 yang belum siap. Perjalanan dari terminal Ciboleger ke Baduy luar hanya perlu berjalan kaki selama 1-2 jam (tergantung kecepatan), sementara untuk mencapai baduy dalam, butuh waktu 2 sampai 3 jam lagi (total 3-5 jam). Dulu saya pernah ke baduy dalam dan sering berdiskusi juga dengan Mang Samad. Mang Samad adalah guide kita sekaligus tuan rumah dari rumah tempat kita menginap di baduy luar.

Sebelum melanjutkan tentang trip baduy kemarin, saya akan membahas tentang suku baduy dalam dan baduy luar terlebih dahulu. Selamat menyimak.

Suku Baduy Dalam

Seperti yang saya jelaskan diatas, bahwa suku baduy dalam masih memegang erat hukum adat leluhurnya. Orang yang berasal dari suku baduy dalam terlihat jelas dari pakaiannya, baju putih dan bawahan seperti rok yang juga berwarna putih. Suku baduy dalam juga tidak pernah menggunakan sendal atau alas kaki dan yang paling hebat mereka tidak boleh menggunakan kendaraan seperti motor dan mobil. Meskipun demikian, hal ini tidak menghalangi mereka untuk pergi jauh. Dengan hanya menggunakan kaki (tanpa alas kaki) mereka berjalan ke Rangkas, Pandeglang, Serang dan yang paling jauh adalah Bandung. Hebat kan?

Pertanyaan yang sering muncul dalam benak kita adalah “lalu bagaimana jika ada suku baduy luar yang menggunakan alas kaki, pakaian seperti kita atau naik kendaraan?”. Jawabannya adalah mereka akan dikenakan ‘hukum adat’, katanya sih kalau ketahuan bisa diasingkan di suatu tempat atau bisa juga diusir dari baduy dalam.

Oya suku baduy dalam terdiri dari tiga desa, yang paling dekat adalah Cibeo, kemudian Cikatawarna dan yang terakhir Cikeusik. Konon katanya puun di Cikeusik adalah puun yang paling sakti dan disegani dibanding dengan puun yang lain. Perlu diketahui juga, puun adalah pimpinan Desa. Tapi jangan samakan puun dengan kepala desa yah, karena puun di baduy kekuasaannya lebih mirip raja atau mungkin presiden. Untuk menemui puun kita tidak bisa sembarangan, harus ada keperluan tertentu dan harus melalu jaro terlebih dahulu. Oya jaro itu pimpinan Desa juga tapi masih dibawah puun.

Suku Baduy Luar

Jauh berbeda dengan suku baduy dalam, mereka terlihat seperti kita, sudah terkena globalisasi. Sebut saja hanphone, radio dan lampu LED (listriknya dari aki) yang ada di rumah mereka. Meskipun rumah suku baduy luar masih mirip dengan suku baduy dalam, ternyata jika diperhatikan lebih detail maka rumah mereka memiliki banyak perbedaan. Dimana rumah suku baduy luar sudah menggunakan paku, terdapat banyak pintu dan bahkan ada yang sudah memiliki toilet didalam rumah. Sementara rumah suku baduy dalam sama sekali tidak menggunakan paku (hanya menggunakan tali), satu rumah hanya satu pintu dan jangan berharap bisa menemukan toilet di dalam rumahnya.

Sebenarnya masih banyak hal yang ingin saya tulis tentang suku baduy, namun pada posting kali ini saya akan lebih fokus ke trip atau perjalanannya, bukan suku baduynya.
anak kecil baduy nenun
Anak kecil suku Baduy sedang menenun kain

Biaya Trip Baduy

Oke, saya paham betul faktor utama yang paling penting adalah biaya. Biasanya yang open trip ke Suku Baduy memasang harga Rp 150.000 sampai Rp 250.000, tergantung jumlah orang dan tempat awal pemberangkatan. Oya harga tersebut untuk pemberangkatan dari Jakarta dengan meeting point Stasiun Duri. Mungkin tidak jauh beda jika meeting pointnya di stasiun Serang.

Biaya Transportasi

Tapi untuk trip kemarin saya memilih untuk menyewa ELF (bis kecil) yang merupakan angkutan umum dan sering disebut ‘mobil PS’ (baca: pe es). Mobil PS ini berangkat dari rangkas untuk menjemput kami di Serang, mereka malam-malam berangkat dan sampai di sekolah sekitar jam 11. Paginya, kami berangkat jam 8 dan sampai di Ciboleger jam 11 (sekitar 3 jam perjalanan Serang-Ciboleger). Setelah itu kami ditinggal dan besoknya jam 1 kembali di jemput. Oya mobil PS yang kami gunakan adalah angkutan umum jurusan Ciboleger. Biaya sewa mobil PS adalah Rp 1.500.000/mobil untuk antar dan jemput.

HTM (Harga Tiket Masuk)

Setelah sampai di Ciboleger kita diharuskan untuk melapor terlebih dahulu di sebuh pos, tadinya saya mau memberikan uang Rp 50.000 tapi kata Mang Samad kegedean dan akhirnya saya hanya memberikan Rp 30.000. Kata Mang Samad, uang tersebut hanya untuk rokok penjaganya.
Setelah itu kami langsung berjalan menuju rumah Mang Samad, namun baru berjalan sebentar Mang Samad membawa saya ke rumah Jaro dan menyuruh saya menyiapkan uang Rp 50.000. Uang itu bisa dibilang tiket masuk, hanya saja tidak dipatok harus Rp 50.000, (seikhlasnya).

Penginapan dan Guide

Nah untuk biaya penginapan di rumah orang baduy dan biaya guide-nya juga sama, tidak dipatok. Kalau saya kemarin memeberikan Rp 200.000 untuk penginapan 1 rumah dan Rp 100.000 untuk guide. Oya biasanya diperjalanan ada yang menawarkan jasa porter atau membawa barang, tarifnya variatif mulai dari Rp 15.000 sampai Rp 50.000. Saran saya sebelum anda menyerahkan barang, tanya terlebih dahulu tarifnya.
Anak-anak sedang main di sungan Baduy
Anak-anak sedang main di sungan Baduy

Makan

Untuk makan, rabu pagi sarapan masing-masing. Rabu siang saya beli Fried Chicken Madani satu porsinya kurang lebih Rp 11.000. Rabu malam dan Kamis pagi makan masakan orang baduy, tapi bahan-bahannya kita yang bawa (beras, ikan asin, minyak goreng, sayur asem, mie instan). Kamis siang makan nasi bungkus, pake ayam Rp 15.000 pesan di teman saya yang kebetulan rumahnya dekat Ciboleger. Kalau makan di warteg atau tempat makan yang ada di Ciboleger cukup mahal, teman saya makan pake ayam habis Rp 25.000 (ya namanya juga tempat wisata).

Berikut adalah rincian biayanya:

1.    Transportasi Serang-Ciboleger         Rp 1.500.000/mobil PS
2.    Pendaftaran di Ciboleger                   Rp 30.000/rombongan
3.    Pendaftaran di Jaro                             Rp 50.000/rombongan
4.    Penginapan                                          Rp 200.000/rumah
5.    Guide                                                     Rp 100.000/orang
6.    Makan nasi bungkus (ayam)               Rp 15.000/porsi

Kemarin saya berangkat bersama 30 orang, jadi butuh dua rumah, dua guide dan dua mobil PS. Kalau ditotal biaya kemarin habis sekitar Rp 5.200.000. jadi kalau dihitung perorang  Rp 5.200.000 dibagi 30 orang adalah Rp 175.000 (kurang lebih). Mungkin akan lebih murah kalau kita naik kereta, stasiun serang – stasiun rangkas Rp.5000/orang dari situ baru carter mobil PS Rp 750.000/mobil untuk antar dan jemput.

Catatan: Biaya diatas bisa jadi berbeda jika anda menggunakan guide yang ada di terminal atau guide luar (bukan orang baduy).

Oke saya rasa cukup, punya pertanyaan? Silahkan tulis di kolom komentar yang ada dibawah atau hubungi saya melalui facebook atau twitter.

Demikian yang bisa saya tulis untuk informasi suku baduy dan biaya trip baduy. Semoga bermanfaat. Terimakasih.

Baca selengkapnya »
Ketika Aku dan Kamu Menjadi Kita

Ketika Aku dan Kamu Menjadi Kita

Ketika Aku dan Kamu Menjadi Kita
Assalamualaikum

Pada kesempatan kali ini saya ingin share rangkuman saya dari ceramah Ust Salim A Fillah tentang menikah, judulnya ketika aku dan kamu menjadi kita. Isinya sangat luar biasa, penuh nilai gizi dan sangat cocok untuk pemuda yang belum menikah (seperti anda). Selamat menikmati.

Kebahagiaan akan terasa sempurna setelah kita menitikkan air mata

Ketika kita berada di dunia maka bahagia tidak akan selamanya. Kecuali kita berjihad lalu mati di jalan Allah SWT

Punya anak banyak belum tentu sholeh semua. Nabi Ya’kub saja punya 12 anak, tapi hanya 2 yang soleh. Bahkan salah satu dari yang soleh (Yusuf) dikabarkan dimakan serigala oleh soudara-saudaranya.

Berkah adalah naik atau bertambahnya kebaikan

Tidak pernah ada kejayaan yang abadi. Seorang insinyur batu bara yang tadinya kaya raya kini kekurangan harta karena perang minyak dunia.

Rejeki yang penting berkah. Contoh yang tidak berkah: Gaji 100 juta gak bisa makan manis karena diabet, atau gak bisa makan yang gurih karena kolesterol.

Rejeki yang penting berkah. Contoh yang berkah: Seorang Ustadz hanya punya motor, tapi setiap hari ditawari pinjaman mobil oleh tetangga, yang punya mobil malah naik sepeda ke kantor supaya sehat katanya.

Menikah bukan untuk bahagia, tapi untuk menambah keberkahan kita.

Surat Ar-ruum ayat 21 (Allah menciptakan segala sesuatu berpasang- pasanganan)

Wanita dan laki-laki diciptakan untuk saling melengkapi (tulang rusuk)

Cinta bukan dari pertemuan dan pendekatan yang lama, tapi dari kedekatan jiwa

Hubungan jiwa adalah syarat kecocokan, seperti sekufu dalam agama. Sementara yang lain kondisional, seperti  harta dan pendidikan.

Taaruf itu bukan sebelum nikah, tapi seumur hidup.

Sandi ruh orang yang menikah adalah iman kepada Allah.

Agama adalah cara memandang hidup dan mati,

Agama adalah cara memandang yang membuat hidup dan yang membuat mati,

Dan Agama adalah cara memandang kehidupan setelah kematian.

Mitsaqon ghalidza (Perjanjian yang ada dalam Al-Qur'an):


1. Perjanjian Allah dan ulul azmi: Mengemban risalah

2. Perjanjian Allah dan bani israil dengan mengangkat bukit tsina

3. Pernikahan

Hikmah Menikah:

Sakinah:


1. Supaya kamu bisa menjaga kesucian dirimu dengan adanya pasangan

2. Bisa membangun ikatan lahir dan batin dengan pasangan (rasul masuk masjid setelah mandi jinabah dan berkata "ketika kalian melihat wanita yang dijadikan setan sebagai godaan, maka pulanglang! Karena pada istri kalian ada semua yang ada di perempuan tsb)

3. Supaya kamu senantiasa cenderung berpikiran terhadap keluarga dan pasanganmu (Yg di rumah makan apa?)

4. Supaya kalian tentram dengan dia ada disisi (bersama) atau sedang berpisah. Ketika bersama tentram karena bersamanya anda bahagia, ketika berpisah juga tentram karena anda percaya dia tidak akan menyelingkuhi anda.

Korupsi dimulai di pagi hari, oleh bisikan sang istri: "tetangga mobilnya ganti, kita kapan ganti?"

Mawaddah:


Menggunakan kata ja'ala = menunjukkan proses 'kun'= langsung

Nah, yang rahmahnya belum sempat dibahas karena waktunya terbatas. Sebagai gantinya saya berikan sedikit kata-kata mutiara yang berasal dari Ust Salim juga:



    Lelaki yang dipuja oleh wanita tidak menyuruhnya menghentikan tangiisnya, apalagi bertanya buat apa nangis? Lelaki yang dipuja wanita itu cirinya adalah menyediakan tempat yang paling nyaman untuk menangis sampai tuntas. Yaitu dibahunya atau disandarannya.

Sekian semoga bermanfaat.

Assalamualaikum.
Baca selengkapnya »
Tujuan Shalat Untuk Mengingat Allah

Tujuan Shalat Untuk Mengingat Allah

Shalat
Shalat

Assalamu’alaikum Wr Wb

Alhamdulillah, segala puji bagi Allah yang telah menciptakan langit dan bumi. Shalawat dan salam selalu tercurah kepada Nabi yang menjadi panutan umat Islam, Nabi Muhammad SAW.

Ilmu itu seperti hewan buruan dan tulisan itu seperti tali yang mengikatnya. Ketika kita berburu dan mendapatkan seekor keledai (misalnya) maka yang kita lakukan pertamakali adalah mengikatnya agar kedelai tersebut tidak lepas. Begitu pula ilmu, agar kita terhindar dari musibah ilmu (lupa) maka kita harus menulis ilmu yang baru kita dapatkan.

Demikianlah perumpamaan ilmu yang saya dapatkan dari pelajaran Mahfudzot (kata mutiara) ketika di Pesantren dulu. Perumpamaan inilah yang membuat saya menilis sekarang, bukan maksud untuk menggurui pembaca atau merasa lebih alim dari pembaca, namun karena khawatir akan bencana ilmu, yaitu lupa.

Kali ini saya akan membahas tentang tujuan shalat. Teringat ketika masih kecil dulu ibu saya sering menyuruh untuk shalat.

“Tanriiii... shalat!” perintah ibu dengan lembut
“iya bu” bangun dan berjalan menuju kamar mandi untuk berwudhu. Namun karena melewati ruang TV perhatian saya teralihkan dan sekarang saya sedang duduk manis menonton TV.
“Tanri!” kali ini suara ibu agak keras dan membuat saya langsung berdiri dan berjalan untuk mengambil wudhu.

Itu lah kira-kira gambaran Tanri kecil yang suka susah disuruh shalat. Tapi alhamdulillah, ibu selalu sabar mendidik anaknya hingga saya terbiasa melaksanakan shalat wajib lima waktu. Saat itu Tanri kecil tidak tahu untuk apa shalat, yang dia tahu kalau orang baik itu shalat dan orang yang tidak baik tidak shalat. Pertanyaannya, masihkah kah kita seperti itu?

Segala pekerjaan pasti punya tujuan, misalnya tukang kayu menggergaji kayu tujuannya untuk memotong kayu, guru mengajar tujuannya membuat murid paham suatu materi pelajaran dan bahkan hal kecil saja seperti mengupil punya tujuan yaitu untuk membersihkan hidung. Lalu apa tujuan shalat? Yuk kita baca Qur’an surat Toha (20) ayat ke-14:

Sesungguhnya Aku ini adalah Allah, tidak ada Tuhan (yang hak) selain Aku, maka sembahlah Aku dan dirikanlah shalat untuk mengingat Aku. (Toha (20): 14)

Jadi dari ayat diatas kita dapat disimpulkan bahwa tujuan shalat adalah untuk mengingat Allah. Nah, terus kalau sudah mengingat Allah kenapa? Oke jawabannya ada di surat Ar-Ra’d (13) ayat ke-28:

Orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.(Ar-Ra’d (13) 28)

Ternyata dengan mengingat Allah SWT hati kita akan menjadi tentram. Dan tidak hanya itu saja, shalat juga bisa mencegah kita dari perbuatan yang keji dan mungkar sebagaimana dijelaskan dalam surat Al-Ankabut (29) ayat ke-45:

Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu Al Kitab (Al Quran) dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan- perbuatan) keji dan mungkar. Dan sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain). Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan. (Al-Ankabut (29): 45)

Kesimpulannya adalah tujuan shalat adalah untuk mengingat Allah, dengan mengingat Allah maka hati kita akan menjadi tentram dan ketika hati sudah tentram maka kita akan terhindar dari perbuatan yang keji dan mungkar. Sekian.

Eh tunggu dulu, berarti karena tujuan shalat itu untuk mengingat Allah, kalau sudah ingat Allah kita boleh dong tidak shalat? Kan yang penting ingat Allah?

Memang benar mengingat Allah itu tidak hanya dengan shalat, tapi tetap kita harus shalat karena Allah dan Rasul-Nya memerintahkan demikian.

Oooh.. Lalu bagaimana dengan koruptor yang shalat? Mereka shalat tapi tetap korup (koru = berbuat keji dan mungkar).

Berarti mereka belum benar-benar shalat hehe...

Sekian semoga pembahasan tentang tujuan shalat ini bermanfaat (untuk penulis khususnya). Jika ada yang salah boleh di koreksi via kolom komentar dibawah, boleh juga bertanya atau berkomentar.

Wassalamu’alaikum Wr Wb


Baca selengkapnya »
Surat Nabi Muhammad SAW untuk Heraclius Raja Romawi

Surat Nabi Muhammad SAW untuk Heraclius Raja Romawi

Kita Ringkasan Shahih Bukhari
Kita Ringkasan Shahih Bukhari

‘Abbas RA meriwayatkan bahwa Abu Sufyan bin Harb mengabarkan kepadanya bahwa Heraclius mengutus orang kepadanya ketika ia berada dalam salah satu kafilah Quraisy. Saat itu, mereka sedang berdagang di Syam di tengah-tengah masa perjanjian genjatan senjata yang dilakukan oleh Rasulullah SAW kepada Abu Sufyan dan kaum kafir Quraisy. Lalu mereka mendatangi Heraclius ketika mereka sedang berada di Iliya.

Heraclius memanggil mereka ke majelisnya, dan di sekelilingnya ada para pembesar Romawi. Ia lalu memanggil mereka dan memanggil penerjemahnya. Ia berkata “siapakah di antara kalian yang paling dekat nasabnya dengan laki-laki yang mengaku Nabi ini?” Abu Sufyan berkata “Aku menjawab, ‘akulah yang paling dekat nasabnya’”. Lalu Heraclius berkata, “Dekatkanlah ia padaku, dan dekatkanlah rekan-rekannya lalu jadikanlah mereka di belakangnya”. Lalu ia berkata kepada penerjemahnya, “Katakan kepada mereka, aku bertanya kepada orang ini tentang laki-laki (yang mengaku wahwa dirinya Nabi). Jika ia berbohong kepadaku, dustakanlah ia oleh kalian”. (Abu Sufyan Berkata), “Demi Allah, seandainya tidak ada rasa malu dari tuduhan mereka bahwa aku berdusta, pasti aku berbohong”.

Kemudian yang pertama kali ia tanyakan kepadaku tentang (Muhammad) adalah ia berkata, “Bagaimana nasabnya di antara kalian?” Aku (Abu Sufyan) menjawab, “Dia adalah orang yang terpandang di antara kami.” Heraclius bertanya, “Apakah ada yang mengatakan perkataan ini seorang saja di antara kalian sebelumnya?” Aku menjawab, “Tidak”. Heraclius bertanya, “Apakah mereka bertambah atau berkurang?” aku menjawab, “Bahkan bertambah”.

Heraclius bertanya, “Apakah ada seorang yang keluar (murtad) lagi dari agamanya setelah ia masuk ke agama tersebut karena marah kepadanya?” Aku menjawab, “Tidak”. Heraclius berkata, “Apakah kalian menuduhnya berdusta sebelum ia mengatakan apa yang telah ia katakan?” Aku menjawab, “Tidak”. Heraclius berkata, “Apakah ia berkhianat?” Aku menjawab, “Tidak, dan kami sedang mengadakan perjanjian (genjatan senjata) dengannya sekarang. Kami tidak tahu apa yang sedang ia lakukan dengan perjanjian tersebut”. Abu Sufyan berkata, “Demi Allah, aku tidak dapat memasukan (penambahkan) satu kata pun selain ini”.

Heraclius berkata “Apakah kalian memeranginya?” Aku menjawab “ya”. Heraclius bertanya, “Bagaimana kalian memeranginya?” Au menjawab, “Peperangan yang terjadi antara kami dan dirinya, saling bergantian. Terkadang ia menang dan terkadang kami yang menang”.  Heraclius berkata, “Apa yang ia perintahkan kepada kalian?” Aku menjawab, “ia berkata, ‘Sembahlah Allah semata dan janganlah kalian menyekutukan sesuatu pun dengan-Nya. Tinggalkanlah apa yang dikatakan oleh nenek moyang kalian’. Ia juga memerintahkan kami untuk mengerjakan shalat, sedekah, jujur, menahan diri (dari yang haram), dan silaturahmi”.

Kemudian ia berkata kepada penerjemahnya, “Katakan kepadanya, aku bertanya kepadamu tentang nasabnya di antara kalian, dan engkau menyebutkan bahwa dirinya adalah orang terpandang di antara kalian. Demikian juga rasul-rasul yang diutus, mereka adalah orang-orang terpandang di kaumnya. Aku bertanya kepadamu, apakah seseorang pernah mengatakan apa yang dikatakannya sebelumnya? Engkau menjawab tidak. Maka aku berkata, seandainya ada yang mengatakan perkataan tersebut sebelumnya, aku pasti berkata ia adalah orang yang mengikuti perkataan yang sudah pernah dikatakan sebelumnya.

Aku bertanya kepadamu, apakah ada leluhurnya yang menjadi raja? Engkau menjawab tidak. Maka, seandainya di antara leluhurnya ada yang menjadi raja, pasti orang tersebut sedang menuntut kerajaan leluhurnya. Aku bertanya kepadamu,  apakah kalian pernah menuduhnya berdusta sebelum ia mengatakan apa yang dikataknnya (sekarang), dan engkau meyakini tidak. Aku tahu ia tidak akan berdusta atas nama orang-orang dan berdusta atas nama Allah. Aku bertanya kepadamu apakah yang mengikutinya orang-orang terhormat atau orang-orang lemah? Engkau menyebutkan bahwa mereka adalah orang-orang yang lemah. Dan mereka itulah para pengikut para rasul.

Aku bertanya kepadamu, apakah mereka bertumbuh atau berkurang? Engkau menjawab bahwa mereka bertambah. Demikian juga dengan iman, sampai ia menjadi sempurna. Aku bertanya kepadamu, apakah ada seseorang yang murtad lagi setelah ia masuk kepada agamanya karena kecewa kepadanya? Maka engkau menyebutkan tidak. Demikianlah iman, ketika kecerahannya telah memasuki relung hati. Aku bertanya kepadamu, apakah ia berkhianat? Engkau menyebutkan bahwa ia tidak berkhianat. Demikian juga para Rasul, mereka tidak berkhianat. Aku bertanya kepadamu, apa yang ia perintahkan kepada kalian. Engkau menyebutkan bahwa ia memerintahkan kalian untuk menyembah Allah dan tidak menyekutukan sesuatu pun dengan-Nya, melarang kalian menyembah berhala dan memerintahkan kalian shalat, sedekah, jujur, serta menahan diri (dari yang haram). Maka, jika yang engkau katakan itu bernar, ia (Muhammad) akan menguasai tempai kudua kakiku ini. Aku sudah tahu kalau ia akan keluar, tapi aku tidak mengira bahwa ia muncul dari kalian. Seandainya aku tahu bahwa aku akan sampai pada (masa)nya, pasti aku sangat ingin bertemu dengannya. Seandaninya aku ada di hadapannya, pasti aku cuci kakinya”.

Kemudian ia meminta surat Rasulullah SAW yang dibawa oleh Dihyah untuk pembesar Bushra. Dihyah pun menyerahkannya kepada Heraclius, lalu ia membacanya. Isinya adalah: “Bismiillahirrahmanirrahim, dari Muhammad hamba dan utusan Allah. Kepada Heraclius pembesar Romawi. Semoga keselamatan bagi orang yang mengikuti petunjuk. Sesungguhnya aku mengajakmu dengan ajakan islam, masuk islamlah engkau, pasti engkau selamat, dan pasti Allah akan memberimu pahala dua kali. Namun, jika engkau menolak maka bagimu dosa para pengikut Aris. Dan ‘Katakanlah, ‘Wahai Ahli Kitab, kemarilah kalian kepada kalimat yang sama di antara kami dan kalian, agar kita tidak menyembah kecuali Allah dan tidak kita persekutukan Dia dengan sesuatupun dan tidak (pula) sebagian kita menjadikan sebagian yang lain sebagai Ilah selain Allah.’Jika mereka berpaling maka katakanlah kepada mereka, ‘Sakisikanlah bahwa kami adalah orang-orang yang berserah diri (kepada Allah)’”. (QS. Ali ‘Imraan [4]: 64).

Abu Sufyan berkata, “Ketika ia mengatakan perkataannya tersebut dan setelah selesai membaca surat itu, banyak suara ribut di hadapannya dan suara-suara pun meninggi. Lantas kami pun dikeluarkan. Maka, aku berkata kepada para sahabatku ketika kami dikeluarkan, “Sungguh besar perkara anak Abu Kabsyah ini, ia sampai ditakuti oleh raja bangsa berkulit kuning”.

Maka aku semakin yakin dengan perkara Rasulullah SAW bahwa ia akan menang sampai Allah memasukkanku ke dalam Islam. Dan adalah Ibdu An-Nazhur penguasa Ilya dan sahabat Heraclius merupakan atap bagi orang-orang Nashrani Syam. Ia menceritakan bahwa Heraclius ketika tiba di Ilya, pada suatu hari ia menjadi orang yang bengis. Sampai sebagian komandan-komandan pasukannya berkata, ‘Kami tidak mengenali dirimu’.

Ibnu An-Nazhur berkata, “Heraclius adalah seorang peramal bintang. Ia berkata kepada mereka (komandan pasukannya) ketika mereka bertanya kepadanya, ‘Aku melihat pada malam ini ketika melihat bitang-bintang, seorang raja yang berkhitan telah muncul. Siapakah yang berkhitan dari umat ini?’ mereka menjawab, ‘tidak ada yang berkhitan, kecual orang-orang Yahudi. Janganlah urusan mereka ini menyedot perhatianmu, tulis saja surat kepada penguasa Madain, kerajaanmu. Mereka pasti akan membunuh orang-orang Yahudi yang tinggal bersama mereka’”.

Ketika mereka sedang sibuk dengan perkara itu, dibawakan kepada Heraclius seorang lelaki yang diutus oleh Raja Ghassan mengabarkan tentang berita Rasulullah SAW. Ketika Heraclius menanyakan tentang kabar tersebut, ia berkata, ‘Pergilah kalian, lihatlah apakah ia (utusan tersebut) berkhitan atau tidak’. Mereka pun melihatnya, lalu menceritakan kepada Heraclius bahwa orang tersebut berkhitan. Dan Heraclius bertanya kepadanya tentang orang-orang Arab. Orang tersebut menjawab, ‘Mereka semua berkhitan’.

Heraclius lantas berkata, ‘ini (orang yang dalam ramalannya) adalah raja umat/kaum ini, ia telah muncul’. Kemudian Heraclius menulis surat salah seorang sahabatnya di Rumiyah, ia adalah tandingannya di dalam ilmu. Dan Heraclius melakukan perjalanan ke Himsh, maka ia tidak meninggalkan Himsh sampai tiba kepadanya sepucuk surat dari sahabatnya yang isinya sama dengan pandangan Heraclius, tentang munculnya Nabi SAW, dan ia adalah seorang Nabi. Maka Heraclius mengizinkan kepada para pembesar Romawi di istananya di Himsh (untuk memasukinya), lalu ia memerintahkan untuk mengunci pintu-pintunya. Maka, pintu-pintunya pun dikunci.

Kemudian ia muncul lalu berkata. ‘wahai bangsa Romawi, apakah kalian ada dalam kebahagiaan dan petunjuk dan (apakah) kerajaan kalian ini kokoh, lalu kalian akan membaiat Nabi ini?’ sontak, mereka pun berlarian seperti larinya kuda zebra ke pintu-pintu istana, tapi mereka mendapati pintu-pintu tersebut telah terkunci. Ketika Heraclius melihat mereka lari dan tidak mungkin beriman, ia berkata ‘Kembalikan mereka kepadaku’, dan ia berkata, ‘Aku berkata seperti tadi untuk menguji keteguhan kalian terhadap agama kalian. Maka sungguh aku telah melihatnya’. Mereka pun lalu bersujud kepadanya dan meridhainya, maka itulah akhir keadaan Heraclius. (HR, Al-Bukhari  7)


Sumber: Ringkasan Shahih Bukhari yang ditulis Imam Az-Aubaidi (Tahqiq: Ahmad Ali Sulaiman) halaman 7-9
Baca selengkapnya »
Beranda