Kejutan Terindah

Leave a Comment
Setelah pacaran selama sepuluh tahun akhirnya mereka putus dan memutuskan untuk menikah dengan orang lain. Ada juga yang baru bertemu, bertamu lalu kemudian saling mengikat dibantu oleh penghulu. Itulah jodoh, kejutan terindah dan Sang Pencipta alam semesta.

Waktu

Kapan nikah? Inilah pertanyaan yang sering diterima oleh setiap pemuda dan pemudi yang belum beruntung berurusan dengan KUA. Bagi saya pertanyaan itu bagaikan angin diwaktu senja, sudah pasti kedatangannya dan perlu dinikmati dengan jawaban penuh canda.
Namun kini aku mulai mempredeksi tentang jawaban yang fana. Walaupun biodata di depan mata dan pertemuaan pertama hampir tiba. Tapi tetap, keyakinan akan waktu itu akan segera tiba belum bisa diterka.  Karena hanya Dia-lah yang Maha Mengetahui atas segalanya. Termasuk kapan kita akan mendapatkan belahan jiwa.

Siapa

Namanya sudah tertulis di lauhul mahfudz, namun tak ada seorang pun yang mampu untuk membacanya. Namanya memang sudah tertulis jelas di biodata, tapi sesuai tidaknya dengan nama yang tertulis disana, masih rahasia.
Sungguh aku menunggunya, sebauah kejutan terindah dari  Sang Maha Kuasa. Allah SWT.

Dimana

Sungguh indah rahasia-Nya, sampai tempat saja belum terbayang oleh mata. Dimana kita akan bertemu? Dimana kita akan memulai hidup baru? Dan dimana kita akan mengayomi anak cucu?

Putih

Putih kerdudungnya dan putih bajunya. Memancarkan cahya keimanan, menundukkan mata yang memandang. Ketentraman mulai menembus mata, lalu meresap kedam jiwa. Sampai-sampai ku ucap sebuah doa, “semoga aku berjodoh dengan gadis sepertinya”.
Tak pernah berharap untuk berjodoh dengannya, namun rencana-Nya pasti lebih indah dari sekedar doa seorang hamba.

Ya Allah, sungguh aku hanya hamba-Mu yang penuh dengan Dosa. Tapi aku takan sanggup menahan panasnya api neraka. Sesungguhnya aku memohon ampunan-Mu, rahmat-Mu dan petunjuk-Mu.
 

Ya Allah, hidup sendiri membuatku dekat dengan banyak dosa. Kuatkanlah aku untuk menikah dengan tulang rusukku. Yang dengannya aku bisa menjadi lebih dekat dengan-Mu. Amin.

Next PostPosting Lebih Baru Previous PostPosting Lama Beranda

0 komentar:

Posting Komentar

Tanri Alim. Diberdayakan oleh Blogger.