Ketika Aku dan Kamu Menjadi Kita

Leave a Comment
Ketika Aku dan Kamu Menjadi Kita
Assalamualaikum

Pada kesempatan kali ini saya ingin share rangkuman saya dari ceramah Ust Salim A Fillah tentang menikah, judulnya ketika aku dan kamu menjadi kita. Isinya sangat luar biasa, penuh nilai gizi dan sangat cocok untuk pemuda yang belum menikah (seperti anda). Selamat menikmati.

Kebahagiaan akan terasa sempurna setelah kita menitikkan air mata

Ketika kita berada di dunia maka bahagia tidak akan selamanya. Kecuali kita berjihad lalu mati di jalan Allah SWT

Punya anak banyak belum tentu sholeh semua. Nabi Ya’kub saja punya 12 anak, tapi hanya 2 yang soleh. Bahkan salah satu dari yang soleh (Yusuf) dikabarkan dimakan serigala oleh soudara-saudaranya.

Berkah adalah naik atau bertambahnya kebaikan

Tidak pernah ada kejayaan yang abadi. Seorang insinyur batu bara yang tadinya kaya raya kini kekurangan harta karena perang minyak dunia.

Rejeki yang penting berkah. Contoh yang tidak berkah: Gaji 100 juta gak bisa makan manis karena diabet, atau gak bisa makan yang gurih karena kolesterol.

Rejeki yang penting berkah. Contoh yang berkah: Seorang Ustadz hanya punya motor, tapi setiap hari ditawari pinjaman mobil oleh tetangga, yang punya mobil malah naik sepeda ke kantor supaya sehat katanya.

Menikah bukan untuk bahagia, tapi untuk menambah keberkahan kita.

Surat Ar-ruum ayat 21 (Allah menciptakan segala sesuatu berpasang- pasanganan)

Wanita dan laki-laki diciptakan untuk saling melengkapi (tulang rusuk)

Cinta bukan dari pertemuan dan pendekatan yang lama, tapi dari kedekatan jiwa

Hubungan jiwa adalah syarat kecocokan, seperti sekufu dalam agama. Sementara yang lain kondisional, seperti  harta dan pendidikan.

Taaruf itu bukan sebelum nikah, tapi seumur hidup.

Sandi ruh orang yang menikah adalah iman kepada Allah.

Agama adalah cara memandang hidup dan mati,

Agama adalah cara memandang yang membuat hidup dan yang membuat mati,

Dan Agama adalah cara memandang kehidupan setelah kematian.

Mitsaqon ghalidza (Perjanjian yang ada dalam Al-Qur'an):


1. Perjanjian Allah dan ulul azmi: Mengemban risalah

2. Perjanjian Allah dan bani israil dengan mengangkat bukit tsina

3. Pernikahan

Hikmah Menikah:

Sakinah:


1. Supaya kamu bisa menjaga kesucian dirimu dengan adanya pasangan

2. Bisa membangun ikatan lahir dan batin dengan pasangan (rasul masuk masjid setelah mandi jinabah dan berkata "ketika kalian melihat wanita yang dijadikan setan sebagai godaan, maka pulanglang! Karena pada istri kalian ada semua yang ada di perempuan tsb)

3. Supaya kamu senantiasa cenderung berpikiran terhadap keluarga dan pasanganmu (Yg di rumah makan apa?)

4. Supaya kalian tentram dengan dia ada disisi (bersama) atau sedang berpisah. Ketika bersama tentram karena bersamanya anda bahagia, ketika berpisah juga tentram karena anda percaya dia tidak akan menyelingkuhi anda.

Korupsi dimulai di pagi hari, oleh bisikan sang istri: "tetangga mobilnya ganti, kita kapan ganti?"

Mawaddah:


Menggunakan kata ja'ala = menunjukkan proses 'kun'= langsung

Nah, yang rahmahnya belum sempat dibahas karena waktunya terbatas. Sebagai gantinya saya berikan sedikit kata-kata mutiara yang berasal dari Ust Salim juga:



    Lelaki yang dipuja oleh wanita tidak menyuruhnya menghentikan tangiisnya, apalagi bertanya buat apa nangis? Lelaki yang dipuja wanita itu cirinya adalah menyediakan tempat yang paling nyaman untuk menangis sampai tuntas. Yaitu dibahunya atau disandarannya.

Sekian semoga bermanfaat.

Assalamualaikum.
Next PostPosting Lebih Baru Previous PostPosting Lama Beranda

0 komentar:

Posting Komentar

Tanri Alim. Diberdayakan oleh Blogger.